Jika Anda ingin membangun rumah sendiri, salah satu poin yang penting untuk Anda perhitungkan adalah menghitung jumlah bata yang diperlukan untuk membangun rumah impian Anda.

Tentunya Sebelumnya Anda harus tahu luas total permukaan dinding rumah Anda. Kami tidak Akan membahasnya kali ini, mungkin di artikel berikutnya 😄

Kita anggap luas total keseluruhan dinding rumah yang akan Anda bangun adalah 100 M², maka untuk bisa menghitung berapa banyak kebutuhan bata seluruh rumah tersebut kita akan menghitung terlebih dahulu jumlah bata yang dibutuhkan per meter perseginya.

Hal ini dapat dilakukan dengan 2 cara:

1. Menghitung dengan angka koefisien pengali sesuai SNI

Cara ini merupakan cara yang paling gampang, sebab kita hanya Cukup mengkalikan angka koefisien yang telah ditetapkan dalam SNI dengan jumlah keseluruhan Luas dinding rumah yang akan kita bangun.
Nah, Berdasarkan SNI, Jumlah bata merah yang dibutuhkan adalah 70 buah bata untuk per meter perseginya.
Jadi dapat disimpulkan jumlah kebutuhan bata yang kita perlukan adalah:
Luas dinding x koefisien (SNI)
= 100 M² x 70 = 7000 buah bata 😄
Tapi, yang harus Anda ingat angka koefisien 70 buah bata tersebut adalah perhitungan untuk bata merah dengan ukuran 5 cm x 11 cm x 22 cm.
Jadi jika Anda menggunakan ukuran bata yang berbeda maka angka koefisien tersebut tidak bisa digunakan.
Jadi cara ke 2 mungkin yang teoat untuk Anda.


2. Cara perhitungan teoritis

Pada cara ini Anda dapat menghitungnya dengan cara membagi luasan 1 M² permukaan dinding dengan 1 luasan muka bata ( termasuk spesi/semen perekat).
Kita asumsikan saja tebal spesi yang digunakan adalah 1,5 cm, jadi dapat dirumuskan keperluan bata per m2 adalah:

= 1 : Luas muka bata {panjang x tinggi}
= 1 : {P + Spesi} x {T+ Spesi}
= 1 : {0,22+0,015} x {0,05+0,015} (dalam meter)
= 1 : (0,235 x 0,065)

Jadi Jumlah bata per m2 = 1 : 0,0153 = 65,36 Bata
Kita bulatkan menjadi 66 bata per meter persegi

Jadi Jumlah kebutuhan bata untuk rumah kita = Luas dinding x Jumlah bata per m2

Jumlah kebutuhan bata untuk rumah dengan luas dinding 100 M² adalah
=100 x 66 = 6600 bata

Sebagai catatan, hasil perhitungan di atas hanyalah kebutuhan bata terpasang saja, kita perlu tambahkan kebutuhan bata cadangan untuk antisipasi jika ada kerusakan.

Kalau kita amati perhitungan diatas, dengan menggunakan ukuran bata yang sama (5 cm x 11 cm x 22 cm) dengan cara nomor 1 terdapat perbedaan jumlah bata per satu meter perseginya.

Dengan perhitungan menggunakan SNI Menggunakan 70 bata/M², sedangkan dalam perhitungan teoritis membutuhkan 66 bata.

Perbedaan itu karena perbedaan asumsi ketebalan spesi serta faktor lain yang tidak diperhitungkan di cara kedua.
Kapan kita menggunakan Cara yang kedua? Cara itu cocok digunakan apabila bata yang kita gunakan berbeda ukuran dengan ukuran SNI.

Bisa jadi anda ingin memakai batako sebagai bahan membangun rumah, cara kedua tersebut juga dapat digunakan.

Anda perlu mengingat bahwa perhitungan di atas belum mengantisipasi hal-hal seperti adanya kerusakan, ukuran bata yang tidak seragam, ketebalan spesi yang berbeda, atau faktor tak terduga lainnya.

Jadi, Anda bisa menambahkan 5-10% dari jumlah perhitungan untuk antisipasi terjadinya kekurangan bahan.

Selamat membangun rumah sendiri!

Tapi jika Anda tidak mau repot menghitung kebutuhan bahan bangunan, tapi ingin tetap membangun rumah sendiri, kami menyediakan jasa bangun rumah untuk Anda. silakan klik DISINI