Kelebihan Investasi Tanah Dijual Di Mandalika Lombok


Mandalika Lombok merupakan salah satu kawasan di Lombok yang dikenal dengan keindahan alamnya. Selain keindahan alamnya, Mandalika memiliki tradisi yang selalu menarik turis untuk datang mulai dari turis domestik sampai turis mancanegara. Tradisi tersebut adalah tradisi berburu cacing nyale yang disebut dengan Bau Nyale.

Nyale muncul di pantai di kawasan Mandalika setiap tahun pada bulan-bulan antara Februari dan Maret. Nyale yang dipercaya masyarakat setempat sebagai jelmaan Putri Mandalika yang berkorban demi kedamaian tanah Lombok pun selalu ditangkap beramai-ramai saat pelaksanaan Bau Nyale.

Selain tradisi unik tersebut, keindahan alam Mandalika juga memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan. Oleh karena itulah di kawasan tersebut akan dibangun KEK Mandalika untuk menarik investor sekaligus menarik minat lebih banyak turis di masa yang akan datang. Hal ini menjadikan Mandalika menjadi tempat yang cocok untuk dijadikan investasi.

Investasi di Mandalika dapat dilakukan salah satunya dengan membeli tanah dijual di Mandalika Lombok. Dengan prospeknya yang menjanjikan, Anda akan dapat memperoleh banyak keuntungan apabila kawasan KEK Mandalika telah selesai dibangun.

Berinvestasi dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan membeli tanah dijual di Mandalika Lombok. Sama seperti jenis investasi lainnya, investasi tanah memiliki kekurangan dan kelebihan. Berikut beberapa kelebihan investasi tanah.

1. Harga cenderung meningkat

Tanah merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbarui. Artinya, jumlah tanah akan selalu tetap, tidak akan bertambah justru dapat berkuang karena proses alami seperti abrasi, longsor, dan sebagainya.

Dengan jumlah yang tetap dan cenderung berkurang sementara jumlah manusia yang butuh tempat tinggal semakin bertambah, harga tanah pun akan cenderung meningkat karena ketersediannya cenderung tidak cukup untuk memenuhi permintaan atau kebutuhan. Oleh karena itulah investasi tanah cenderung menguntungkan.

Dari tahun ke tahun, harga tanah biasanya terus meningkat sehingga investasi tanah cenderung tidak memiliki risiko penurunan harga. Oleh karena itulah investasi tanah terbilang menjanjikan sehingga banyak orang memilih investasi yang satu ini.

2. Biaya perawatan murah

Jika dibandingkan dengan merawat bangunan yang telah jadi maupun benda lain, merawat tanah yang masih kosong jelas lebih mudah dan lebih murah. Pasalnya, Anda tidak perlu terlalu sering membersihkan atau memberikan perawatan khusus pada tanah, terutama pada tanah yang nantinya akan dibangun. Namun, perawatan yang dilakukan akan berbeda apabila Anda menggunakan tanah tersebut sebagai ladang untuk menanam sesuatu maupun membangun sesuatu di atas tanah kosong tersebut.

Dengan kata lain, perawatan tanah yang kosong memang mudah dan murah. Namun, apabila tanah tersebut telah dialokasikan untuk bisnis atau usaha lain seperti penginapan, restoran, maupun lahan pertanian, maka tanah tersebut akan memiliki nilai guna sehingga tindakan perawatannya pun akan berbeda. Biaya perawatannya pun akan lebih mahal.

Oleh karena itulah Anda sebaiknya mempertimbangkan banyak hal terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membangun sesuatu di atas tanah kosong yang Anda miliki.

3. Punya nilai tambah

Maksudnya, Anda dapat menggunakan bidang tanah yang dimiliki untuk membangun ruko atau membangun perumahan cluster atau kavling. Tentunya, Anda harus memiliki bidang tanah yang cukup luas untuk melakukan hal ini. Dengan begitu, pendapatan yang diperoleh dari investasi tanah tersebut pun akan bertambah.

4. Dapat dialokasikan ke bisnis lain

Saat Anda membeli tanah kosong untuk diinvestasikan, ada banyak hal yang dapat dilakukan pada tanah tersebut, mulai dari menjadikannya ladang atau sawah, membangun rumah di atasnya, atau bahkan membangun restoran maupun hotel.

Artinya, saat Anda memilih untuk berinvestasi pada tanah dijual di Kuta Lombok, Anda memiliki kuasa penuh untuk menggunakan tanah tersebut sebagai hunian pribadi maupun untuk berbisnis.

Tanpa melakukan banyak hal pada tanah kosong pun Anda dapat mengalokasikannya untuk bisnis misalnya dengan membuatnya menjadi lahan parkir apabila tanah milik Anda terletak di lokasi strategis dekat perkantoran, sekolah, atau stasiun. Beberapa tahun ke depan begitu harga tanah naik dan tanah sudah layak dijual, Anda dapat menjual tanah tersebut.

5. Risiko kehilangan kecil

Risiko kehilangan yang dimaksud adalah kerugian yang didapat karena terjadi penurunan harga. Pada investasi tanah, hal ini jarang terjadi karena alih-alih turun, harga tanah justru cenderung naik setiap tahunnya dan menjadi lebih mahal.

Tanah tidak seperti emas maupun benda lain yang harganya naik-turun dan berfluktuasi. Oleh karena itulah tidak sedikit orang yang memilih untuk membeli tanah untuk kemudian dijual kembali beberapa tahun kemudian begitu harganya sudah lebih tinggi dan keuntungan yang didapatkan cukup besar.

Meski begitu, untuk berinvestasi tanah, Anda akan membutuhkan modal yang sangat besar sehingga harus dipertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan untuk berinvestasi tanah.

Baca juga: Di Balik Investasi Mandalika