Kuta memang dikenal sebagai salah satu kawasan di Bali yang dikenal dengan ombaknya yang besar sehingga banyak dikunjungi oleh para peselancar dari berbagai penjuru dunia. Namun, Pulau Lombok juga rupanya memiliki kawasan bernama Kuta atau Kuta Mandalika yang dikenal dengan pantai pasir putihnya yang menawan dan garis pantai yang unik. 

Uniknya, Pantai Kuta Mandalika tidak hanya cocok digunakan sebagai tempat selancar, tetapi juga dapat digunakan sebagai spot menyelam karena memiliki terumbu karang yang indah. Hal ini dapat terjadi karena garis Pantai Kuta Mandalika yang bergelombang. 

Dengan karakteristik garis pantainya yang unik, Pantai Kuta Mandalika menjadi salah satu destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Lombok. 

Ingin Beli Rumah Kuta Lombok?

Jika saatnya sudah tiba bagi Anda untuk membeli rumah sendiri dan Anda merasa tertarik untuk membeli rumah Kuta Lombok, maka Anda harus memahami berapa tips yang tepat saat membeli rumah.

1. Sesuaikan dengan kebutuhan

Tips pertama saat akan membeli rumah adalah menyesuaikannya dengan kebutuhan. Apakah sebagai rumah primer ataukah sebagai investasi? Mengingat saat ini banyak yang tertarik pada investasi Mandalika. Tentunya menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia juga. Karena rumah tersedia dalam berbagai desain dan ukuran. Oleh karena itulah Anda perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan. 

Apabila anggota keluarga Anda banyak, maka tidak masalah memilih rumah di kuta Lombok yang ukurannya besar, tetapi jika Anda membeli rumah untuk keluarga kecil, maka sebaiknya pilih yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan.

Pasalnya, ukuran rumah akan memengaruhi harga. Semakin besar ukuran rumah, semakin mahal pula harganya. Oleh karena itulah Anda perlu memilih rumah yang sesuai sehingga tidak membebani atau bahkan membuat anggaran untuk membeli rumah membengkak. 

2. Biaya DP dapat dicicil

DP alias down payment merupakan biaya yang harus dibayarkan sebagai tanda bahwa Anda benar-benar berniat untuk membeli rumah termasuk rumah Kuta Lombok. Dengan membayarkan DP, berarti Anda sudah sepakat dengan harga yang ditentukan penjual untuk kemudian mencicil dan melunasinya. 

Harga rumah masa kini semakin tinggi, bisa mencapai ratusan juta untuk rumah yang berukuran kecil. Meski dapat dicicil, tetap saja DP yang harus dibayarkan cukup besar hingga puluhan juta rupiah. Oleh karena itulah sebaiknya Anda memilih rumah yang biaya DP-nya dapat dicicil. Dengan begitu, Anda tidak akan terlalu terbebani.

Meski begitu, ada beberapa konsekuensi yang harus ditanggung apabila Anda memilih untuk membeli rumah dengan mencicil DP, yaitu harga rumah jelas akan lebih mahal jika dibandingkan dengan harga rumah saat Anda membayar DP tanpa dicicil. 

Selain itu, uang muka cicilan yang telah dibayarkan juga akan hangus apabila cicilan gagal Anda selesaikan atau KPR yang diajukan tidak disetujui oleh pihak bank. Karena hal inilah Anda perlu menimbang dengan matang sebelum memutuskan untuk mencicil DP atau membayarnya langsung tanpa mencicil. 

3. Tenor paling panjang

Apabila Anda adalah seorang pegawai yang penghasilannya tergolong pas-pasan, Anda disarankan untuk memilih tenor atau jangka waktu kredit paling panjang saat membeli rumah. Maksudnya, jangan memilih jangka waktu kredit yang jumlah cicilannya terlalu pas atau bahkan lebih besar dari penghasilan bulanan Anda. 

Hal ini penting karena Anda akan kewalahan dalam mencicil. Oleh karena itulah Anda disarankan untuk memilih cicilan dengan tenor panjang yang disesuaikan dengan penghasilan bulanan. 

Baca juga: Ini alasannya harus beli Tanah Dijual di Kuta Lombok

4. Menabung

Apabila Anda ingin membeli rumah, Anda disarankan untuk banyak menabung sehingga nantinya Anda dapat membayar uang muka atau DP KPR yang nominalnya cukup besar. Namun, jika Anda merasa kesulitan untuk menabung seperti biasa, Anda dapat membuka tabungan berjangka, deposito, maupun reksadana. 

Selain itu, Anda juga dapat menabung emas, yaitu membeli emas digital maupun emas fisik sebagai tabungan. Dengan cara ini, Anda tidak akan bisa menggunakan uang tabungan tersebut untuk hal lain. Tabungan tersebut baru dapat dicairkan apabila jumlah tabungan sudah cukup untuk membayar DP rumah.  

5. Pastikan sertifikat rumah asli

Sertifikat rumah harus menjadi salah satu perhatian utama saat membeli rumah termasuk rumah Kuta Lombok. Pasalnya, sertifikat rumah adalah bukti bahwa seseorang memang berstatus sebagai pemilik suatu rumah. Bukti kepemilikan itulah yang membuat Anda menjadi pemilik sah dari rumah yang bersangkutan secara hukum. 

Oleh karena itulah tingkat kepentingan memastikan keaslian sertifikat rumah tidak kalah dari memastikan keaslian sertifikat tanah. Dengan memastikan bahwa sertifikat rumah tersebut asli, Anda dapat menghindari praktik penipuan dan kerugian yang mengikutinya.

6. Manfaatkan program privillege pegawai saat mencicil

Jika Anda merupakan pegawai dari suatu perusahaan, maka sebaiknya Anda mencari tahu apakah perusahaan Anda memberikan bantuan kepada pegawai yang ingin membeli rumah menggunakan cicilan KPR. 

Anda bisa menanyakan tentang informasi tersebut di tempat kerja dengan sedetail mungkin apakah perusahaan memiliki program tersebut untuk pegawai.


Nah, itu lah beberapa tips yang bisa Anda gunakan sebelum membeli rumah di Kuta Lombok. Sudah siap membeli rumah? Hubungi kami untuk membantu Anda menemukan rumah di Kuta Lombok!