Informasi Tanah Lombok: Panduan Menjual Tanah bagi Pemula

Menjual tanah di pasar properti bukanlah hal yang mudah dan dapat dianggap sepele. Hal ini karena masyarakat Indonesia lebih memilih untuk membeli rumah siap huni dibandingkan membeli tanah. Oleh karena itu, tidak heran jika menjual rumah membutuhkan waktu yang lebih lama. Meskipun memang properti adalah bisnis investasi yang sangat menjanjikan keuntungan besar. Sayangnya menjual tanah dengan harga tinggi masih menjadi permasalahan bagi banyak orang.

Simak Informasi Tanah Lombok berikut

Sebenarnya ada berbagai macam cara yang dapat Anda lakukan agar tanah dapat dijual dalam waktu cepat. Pastinya Anda harus memiliki informasi tanah Lombok yang cukup lengkap agar calon pembeli tertarik dengan tanah yang dijual. Penasaran bagaimana cara menjual tanah dengan cepat? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1.    Pertimbangkan Jual dengan atau Tanpa Perantara

Agar proses jual-beli tanah bisa lebih cepat, maka Anda dapat menggunakan pihak perantara. Meskipun begitu, tentu saja keuntungan yang akan Anda dapatkan lebih sedikit karena harus dibagi dengan pihak perantara. Berbeda halnya jika Anda menjual tanah sendiri, sudah pasti keuntungan yang didapat akan lebih besar. Walau tidak menggunakan perantara, Anda tetap bisa menjual tanah dengan cepat.

2.    Survei Daerah

Dalam menjual tanah, tentu Anda harus memiliki informasi tanah Lombok secara keseluruhan agar saat calon pembeli bertanya, Anda dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Untuk mendapatkan informasi tersebut, Anda perlu melakukan survei lokasi tanah yang akan dijual. Cara ini bertujuan untuk mengetahui harga rata-rata tanah yang dijual di daerah tersebut. Dengan begitu, maka Anda bisa langsung memberi informasi harga tanah di Lombok saat memasang iklan. Anda juga harus memastikan spesifikasi tanah dan kelengkapan surat saat menjual tanah.

3.    Cari Kelebihan Tanah yang Dijual

Cara cepat jual tanah yang selanjutnya adalah mencari tahu kelebihan tanah yang Anda jual. Cara ini akan membuat promosi Anda menjadi lebih maksimal. Anda jadi tidak perlu memasang iklan di berbagai tempat. Cukup dengan menggunakan marketplace properti untuk menekan biaya promosi.

Baca juga: Tahapan Jual Beli Tanah Lombok

4.    Kenali Calon Pembeli

Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah mengenali calon pembeli. Cara ini harus menjadi perhatian Anda karena akan menentukan proses jual-beli tanah. Anda dapat memulainya dengan mengajukan beberapa pertanyaan sebagai berikut.

–          Tanah yang akan dibeli diperuntukkan untuk apa?

–          Apa yang diinginkan oleh calon pembeli?

–          Apakah calon pembeli tersebut membeli secara individual atau berasal dari pengembang maupun korporasi?

Jika Anda sudah mengetahui jawaban dari ketiga pertanyaan tersebut, maka Anda bisa mengetahui cara atau media promosi terbaik yang dapat dilakukan serta menentukan harga yang tepat.

5.    Persiapkan Tanah

Kondisi dan juga lokasi tanah menjadi penentu apakah calon pembeli tertarik dengan tanah yang Anda jual atau tidak. Hal ini karena kedua informasi tanah Lombok tersebut menjadi pertimbangan calon pembeli. Oleh karena itu, pastikan Anda terlebih dahulu merapikan tanah yang akan dijual. Tentu Anda tidak harus melakukan hal-hal rumit seperti menjual rumah. Anda hanya perlu mennjaga kebersihan tanah agar terlihat menarik dan juga terawat. Jangan lupa untuk membersihkan sampah serta memangkas rumput liat di sekitaran tanah.

6.    Posting Iklan di Beberapa Marketplace Properti

Bagi Anda yang tidak ingin mengeluarkan biaya iklan yang besar, maka Anda dapat memanfaatkan marketplace properti online. Tidak dapat dipungkiri jika saat ini banyak penjualan yang dilakukan secara digital karena lebih efektif dan efisien. Selain itu, cara ini juga dapat memudahkan Anda dalam menjual tanah.

7.    Manfaatkan Media Iklan Online dan Offline

Agar proses jual-beli tanah semakin cepat, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan media iklan secara online dan juga offline. Untuk media online, Anda bisa menggunakan platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan Whatsapp. Sedangkan untuk media offline dapat berupa poster.

8.    Menjual Tanah Kepada Bank

Jika Anda ingin menjual tanah dengan cepat, maka bisa menggunakan perantara bank. Cara ini relatif lebih cepat dan tidak memakan banyak biaya. Sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui prosedur penjualan tanah melalui bank. Hal ini disebabkan minimnya informasi tanah Lombok yang dapat dijual oleh bank. Bagi Anda yang berencana menjual tanah ke bank, maka tanah akan terjual lebih cepat, sistem pembayaran yang menarik dengan menggunakan Kredit Kepemilikan Tanah (KPT), serta penjualan lebih aman.

. Cara Menjual Tanah melalui Platform Online

Pada penjelasan sebelumnya sudah disebutkan jika marketplace merupakan media online yang dapat membantu Anda dalam mempercepat proses penjualan tanah. Menariknya lagi, ada ribuan pembeli potensial yang mencari informasi tanah Lombok yang berkumpul disana. Menjual tanah secara online tentu berbeda dengan menjual secara offline melalui media cetak. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan platform yang tepat dan menggunakan kalimat iklan yang menarik. Berikut ini adalah cara menjual tanah melalui platform online.

  • a.    Pilih Platform yang Tepat

Setiap marketplace memiliki opsi jual-beli tanah yang berbeda. Hal ini karena karakteristik yang beragam serta persaingan yang cukup ketat di antara pemilik properti. Jika Anda mengetahui profil suatu marketplace, maka akan lebih mudah dalam memasang iklan di platform tersebut.

  • b.    Melakukan Registrasi

Setelah Anda menentukan marketplace mana yang akan menjadi media iklan jual-beli tanah, maka Anda harus melakukan pendaftaran diri pada platform tersebut dan melakukan konfirmasi melalui email.

  • c.     Membuat Listing

Selanjutnya mulailah membuat listik dengan menambahkan foto terbaik yang dapat menarik perhatian calon pembeli beserta deskripsi persuasif untuk membantu mempercepat penjualan tanah. Sangat disarankan untuk menggunakan foto tanah yang fotogenik. Bila perlu ambil beberapa foto tanah dan area sekitar, seperti bangunan dan fasilitas penunjang agar calon pembeli mendapatkan gambaran lokasi tempat tanah itu dijual.

  • d.    Jelaskan Lokasi Secara Detail dan Menarik

Jika sudah selesai membuat listing, hal terakhir yang harus dilakukan adalah menulis deskripsi lokasi secara detal dan juga menarik. Anda dapat menjelaskan tentang keunggilan dari lokasi tersebut. Beberapa contohnya adalah dengan menyebutkan gedung-gedung di sekitaran lokasi, seperti bangunan sekolah, perkantoran, ataupun pusat perbelanjaan. Selain itu, Anda juga bisa menjelaskan tentang lanskap alam di sekitaran lokasi jika memang ada hal menarik yang dapat dijelaskan. Sebelum membuat deskripsi lokasi, pastikan Anda sudah melakukan riset terlebih dahulu.

Demikian penjelasan mengenai panduan menjual tanah bagi pemula, baik secara offline maupun online. Dengan menerapkan cara-cara di atas, tentu akan semakin besar peluang tanah Anda terjual dalam waktu yang relatif cepat. Menjual tanah memang menjadi hal yang gampang-gampang susah. Oleh karena itu, dibutuhkan kesabaran dan ketekunan karena menjual tanah bukanlah hal yang instan. Terus lakukan promosi di berbagai media untuk menjaring lebih banyak calon pembeli.

Anda tidak ingin repot mengurus segala sesuatunya seperti di atas? Kami bisa membantu Anda! ? Hubungi kami di: 087761588825

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

 / 

Sign in

Send Message

My favorites

slot888 joker123 joker123 ladangbola789